10 Tips Menghindari Investasi Bodong untuk Pemula 2022

Sering sekali mendengar banyak masyarakat yang terjebak investasi bodong. Kadang uang yang digunakan untuk melakukan investasi juga uang pensiun, dana

 Forosla.com - Investasi akhir-akhir ini telah menjadi trend untuk kaum anak muda dan remaja, namun tak banyak yang mengetahui resiko besar yang dihadapi ketika kita akan melakukan investasi. Sering bagi pemula tertipu bahkan merugikan diri sendiri saat akan memulai investasi karena terkena investasi  bodong.

Nah, untuk kalian semua yang ingin memulai berinvestasi, kalian harus memperhatikan beberapa hal agar kalian tidak terkena investasi bodong yang dapat merugikan kalian nantinya. Kali ini admin akan memberikan beberapa tips agar terhindar dari investasi bodong bagi pemula. simak terus penjelasan di bawah ya. 

Oke pada kesempatan kali ini admin akan memberikan sedikit Tips agar terhindar dari investasi bodong yang merajalela.



1. Hindari Penawaran Investasi Tanpa Izin OJK

Banyak sekali penawaran investasi yang akan kalian dapatkan jika kalian memang ingin melakukan investasi, namun hal pertama yang harus kalian lakukan adalah mengecek apakah investasi yang ditawarkan sudah terdaftar atau belum di OJK. 

Jika perusahaan atau lembaga yang menawarkan investasi tidak terdaftar di OJK maka lebih baik untuk menghindari investasi tersebut. Karena tidak menutup kemungkinan investasi yang ditawarkan adalah investasi bodong dan ilegal. 

Jadi, Sebelum kalian menerima investasi dari sebuah perusahaan atau lembaga maka pastikanlah terlebih dahulu mengenai legalitas dari perusahaan atau lembaga itu sendiri. Jangan sampai kalian tergiur dengan keuntungan yang ditawarkan sehingga kalian akan merugi nantinya. 

2. Pastikan Usaha Dijalankan Sesuai Izin OJK

Langkah selanjutnya jika memang perusahaan atau lembaga yang menawarkan investasi mempunyai izin usah adalah memastikan bahwa usaha yang dijalankan sesuai dengan izin OJK. Jangan sampai perusahaan atau lembaga tersebut mempunyai izin namun berbeda atau tidak sesuai dengan bisnis yang dijalankan. Contohnya, Izin yang dimiliki adalah dagang, teteapi perusahaan atau lembaga melakukan usaha simpan pinjam atau yang tidak sesuai dengan izin yang dimiliki. 

Untuk usaha yang bergerak dibidang investasi atau keuangan harus memiliki izin khusus dari OJK. Karena OJK memberikan beberapa kriteria untuk perusahaan atau lembaga yang menjalankan usaha di bidang investasi atau keuangan 

Perusahaan atau lembaga itu harus lulus persyaratan yang di berikan oleh OJK agar Aspek perlindungan konsumen dilakukan dengan benar. 

Baca Juga : Cara Daftar dan Kode Referral NeoBank Terbaru 

3. Memiliki Skema Bisnis Yang Jelas 

Ketika kita melakukan investasi pada sebuah usaha atau bisnis, kita harus pahami terlebih dahulu skema bisnis usaha tersebut. maksudnya adalah bagaimana model bisnis atau usaha tersebut, bagaimana usaha tersebut menghasilkan uang. 

Karena dengan skema bisnis, kita akan mengetahui apakah usaha ini termasuk investasi bodong atau bukan. Ketika kalian bertanya mengenai skema bisnis kepada perusahaan atau lembaga yang menawarkan investasi namun mereka tidak menjelaskan secara rinci maka itu akan menjadi pertanda untuk kalian lebih berhati-hati.

Apalagi jika perusahaan atau lembaga yang menawarkan investasi seperti enggan menjelaskan secara rinci namun malah lebih tertarik soal bagaimana mencara anggota baru untuk bergabung. itu sudah menjadi hal yang jelas patut di waspadai. 

4. Perhatikan Usia Bisnis 

Dalam Bisnis, umur usaha juga patut diperhatikan guna memperjelas usaha tersebut. Semakin lama usaha itu berjalan, semakin kuat pula perusahaan itu karena kemungkinan besar sudah melewati banyak tantangan. 

Jika usaha yang ditawarkan terbilang baru, namun pertumbuhannya sangat pesat, kita perlu berhati-hati karena ada kemungkinan bahwa itu investasi penipuan. Tentunya pasti ada usaha baru yang berkembang pesat namun jarang sekali hal itu terjadi. Maka kalian harus tetap berhati-hati.

5. Cek Secara Detail Return Keuntungan Fantastis

Return merupakan daya tarik orang yang ingin melakukan investasi. Orang melakukan investasi tentunya mengharapkan keuntungan. Namun hal ini juga yang sering di manfaatkan oleh perusahaan atau lembaga yang menawarkan investasi untuk menarik orang lain untuk berinvestasi. Jadi jika ada perusahaan atau lembaga yang menawarkan investasi dan menawarkan keuntungan yang fantastis kalian juga harus tetap berhati-hati

Return investasi yang tinggi dan tidak masuk akal karena melebihi return yang normal. ingat, yang paling penting adalah ketika semakin tinggi keuntungan maka semakin besar juga resikonya.

Hal itu juga yang biasanya mengakibatkan banyaknya investasi bodong yang Collapse karena memberikan return yang tinggi dan membuat resiko juga semakin tinggi yang mengakibatkan kehancuran bagi perusahaan itu sendiri. 

6. Waspada Jika Ada Kewajiban Mengundang Anggota Baru 

Salah satu modus investasi bodong adalah money game atau ponzi. Menggunakan uang anggota baru untuk membayar anggota lama tanpa adanya usaha yang kredibel. Karena pada dasarnya, menjalankan usaha money game membutuhkan anggota baru yang berguna untuk memasok dana untuk membayar anggota lama.

Hal itu bisa menjadi bahan kewaspadaan kalian sebelum memulai investasi jika sebuah perusahaan atau lembaga menawarkan investasi dan secara agresif meminta menarik anggota baru. 

7. Masuk Daftar Satgas Investasi OJK

Satgas investasi memiliki data atau daftar investasi bodong yang sudah ditutup oleh OJK dan daftar ini selalu diperbaharui sesuai dengan kerja satgas waspada investasi. Tentunya kecil kemungkinan bahwa investasi bodong masuk di dalam daftar Satgas investasi karena jika ada perusahaan atau lembaga yang masuk daftar hitam pasti sudah ditutup oleh Satgas Investasi dan tidak diperbolehkan beroperasi.

Yang perlu kalian perhatikan adalah kesamaan nama atau website dan kesamaan model bisnis. Daftar dari Satgas Investasi juga dapat menjadi pengingat mengenai investasi bodong.

8. Waspada Meskipun Dibayar ( Diawal....)

Dalam banyak kasus yang terjadi mengenai investasi bodong, biasanya investor akan menerima pembayaran diawal, yang mana pembayaran tersebut ditujukan untuk membangun kepercayaan atas bisnis yang ditawarkan. Hal ini bertujuan agar orang percaya untuk melakukan investasi pada perusahaan atau lembaga tersebut dan melakukan setoran lebih besar. 

Adanya pembayaran diawal ini tidak menjamin sebuah investasi, karena kalian harus ingat bahwa modus atau cara mereka dalam melakukan investasi bodong adalah menggunakan uang anggota baru untuk membayar anggota lama. Jadi selama anggota baru masuk, pembayaran ke anggota akan lancar. Namun seiring dengan pertumbuhan usaha, kebutuhan akan anggota baru semakin besar. hal ini yang akan mengakitbatkan bangkrutnya bisnis itu sendiri.

9. Gunakan " Your Common Sense "

Dalam Rencana keuangan, ada satu hal yang sangat penting untuk kalian gunakan yaitu gunakan akal sehat kalian saat akan menerima tawaran investasi. Kalian bisa menilai apakah penawaran itu masuk akal atau tidak. 

Yang sering terjadi adalah dengan tingkat return yang tinggi membuat investor tergiur tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapi. Sering kali return yang tinggi digunakan perusahaan atau lembaga untuk menjadi daya pikat dalam mencari investor. Karena hampir semua investasi bodong menawarkan return keuntungan yang luar biasa untuk menjual produk mereka 

Oleh karena itu, ketika kalian mendapatkan tawaran investasi dengan return keuntungan tinggi, jangan cepat-cepat memutuskan untuk melakukan investasi tersebut. Kalian pikirkan matang-matang dan jangan tergiur dengan return keuntungan yang luar biasa.

10. Rajin Belajar Pengetahuan Investasi 

Perlu kalian ketahui bahwa produk invetasi sangatlah banyak dan bervariasi. Investasi yang teregulasi yaitu seperti tabungan, deposito, reksadana, dan saham memiliki aspek perlindungan konsumen yang baik. 

Perbanyak wawasan kalian mengenai investasi yang baik. Meskipun returnnya tidak terlalu besar namun lebih aman dan yang jelas bukan investasi bodong. Jika kalian mendapatkan investasi yang menurut kalian mencurugakan kalian juga bisa melaporkannya atau menghubungi pihak OJK untuk menanyakan mengenai investasi tersebut memiliki izin OJK atau tidak.

Baca Juga : Syarat, Manfaat dan Kekurangan BCA Prioritas 2022

Kesimpulan 

Sering sekali mendengar banyak masyarakat yang terjebak investasi bodong. Kadang uang yang digunakan untuk melakukan investasi juga uang pensiun, dana pendidikan anak, atau uang yang dikumpulkan yang hilang begitu saja karena terjebak investasi bodong.

Kuncinya, sebelum kalian melakukan investasi ada baiknya kalian bertanya kepada orang yang paham mengenai investasi. Jangan putuskan sendiri untuk melakukan investasi dan kalian perlu perhatikan beberapa tips yang sudah admin jelaskan di atas.

© Forosla Indonesia. All rights reserved. Developed by Jago Desain